Hmm, aroma Ramadhan tercium sudah.
Tak terasa bulan mulia itu datang lagi. Alhamdulillah, kita bisa dijumpakan
kembali dengan Ramadhan. Bisa menikmati barokahnya lagi sungguh nikmat tak
terkira, bukan begitu saudaraku? Alangkah indahnya memang, jika Allah SWT
mempekerjakan kita dalam ketaatan. Seakan-akan Allah SWT mengarahkan pandangan
kita pada apa yang diridhoiNya. Lihat saja, tidak semua orang berbahagia dengan
bulan agung itu! Ada yang malah menggerutu karena kenikmatan dunianya terganggu!
Jadi, bersyukur sekali rasanya, kita wahai saudaraku, masih termasuk
orang-orang yang bersuka ria dengan datangnya bulan mulia…
Nah
sekarang, izinkan aku bertanya. Apa menurut kalian persiapan
sebelum ramadhan itu perlu? Terus, sudah sejauh mana persiapan Ramadhan kalian?
Jangan bilang kalau kalian terlalu sibuk dengan pekerjaan. Ingat saudaraku,
Ramadhan itu adalah proyek terbesar kita! Sekarang ini, jika seseorang hendak
membuat proyek, hal yang pertama kali dilakukannya tentu mengadakan penelitian
lapangan. Setelah itu, mereka akan membuat rancangan kerja, mendiskusikannya
dalam rapat lalu lahirlah sebuah proposal proyek. Ini jika menyangkut urusan
duniawi. Nah, untuk urusan akhirat tentunya kita juga harus membuat proposal! Proposal apa? Yah, proposal untuk proyek Ramadhan kita, donk! Sebelumnya, kita petakan dulu ibadah-ibadah apa saja yang belum maksimal pada Ramadhan yang lalu. Setelah itu, kita tentukan target. Lalu buat langkah-langkah
pencapaiannya. Dan… bin salabim! Jadilah proposal Ramadhan kita! Mudah sekali
bukan?
Menurutku,
proposal Ramadhan ini perlu sekali lho… Proposal ini bisa kita jadikan
barometer sejauh mana keberhasilan amal kita dalam Ramadhan. Tidak itu saja,
proposal ini akan membuat kita lebih fokus dan lebih bisa mengoptimalkan
hari-hari Ramadhan. Percaya deh, jika kita nantinya memenangkan proyek Ramadhan
tahun ini, kompensasinya dibalas Allah SWT dunia akhirat! Betul, betul,
betul???
Oke,
disini aku akan kasih contoh proposal Ramadhanku. Hmm, ini masih seadanya lho..
Masih ada seminggu lagi buat menyempurnakan proposalku. Aku harus kerja keras!
Proposal Ramadhan Qkhy
Bismillahirrahmanirrahim….
Ini
adalah proposal Ramadhanku – 1434 H. Bukan proposal kerja, tapi proposal ibadah. Bukan proposal dana, tapi proposal pahala. Insyaa Allah. Ini menyangkut menang tidaknya aku dalam berjihad mengalahkan nafsu selama bulan penuh barokah ini.
Apakah nantinya akan jadi pemenang atau hanya seorang looser, tentu harus ada barometernya. Untuk itulah proposal ini kubuat. Semoga menjadi pemacu menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dalam pandangan Allah SWT dan juga hamba-hambaNya. Aamiin.
1.
Visi
Menjadikan setiap aktivitas yang
dilakukan karena Allah SWT semata, penuh keikhlasan dan kekhusyu'an, sehingga ibadah tidak hanya bernilai pahala, tapi juga keridhoan Allah SWT.
2.
Misi
a. Mengoptimalkan kuantitas ibadah sunnah
b. Mengurangi interaksi dengan manusia untuk menjaga kebersihan hati dan lisan
c. Menghindari aktvitas yang zero pahala
d. Selalu siap menawarkan bantuan bagi sesama
e. ......................................................................
a. Mengoptimalkan kuantitas ibadah sunnah
b. Mengurangi interaksi dengan manusia untuk menjaga kebersihan hati dan lisan
c. Menghindari aktvitas yang zero pahala
d. Selalu siap menawarkan bantuan bagi sesama
e. ......................................................................
3.
Target Ramadhan
Nah, kalau yang ini isi sendiri ya… Setiap
orang memiliki kemampuan yang berbeda, bukan? Targetnya jangan terlalu
memberatkan dan jangan pula terlampau meringankan. Allah SWT tahu niat hati
kita, lho… Nah, target ini aku bagi menjadi 4 bagian ; target ibadah, target,
ukhuwah, target kesehatan, dan target optimalisasi diri (wawasan, kreatifitas, dll)
4.
Agenda Harian
Agenda harian ini berisi aktifitasku
dari bangun hingga tidur lagi - setiap harinya. Senin hingga Jumat, agenda
harianku hampir sama. Hal ini terkait dengan jam kerjaku di kantor. Tapi,
karena Sabtu dan Minggu adalah hari libur, agendanya sedikit berbeda. Aku
mengaturnya sangat rinci. Ini membuatku tak punya waktu luang untuk bersantai-santai.
Jika, ada target yang tak tercapai, aku tandai dengan warna merah. Artinya, ada
iqob menanti! Hmm, sebenarnya berat juga sih… Tapi, demi barokah Ramadhan, apa
sih yang nggak? Hehe…
Oke, demikian proposal Ramadhanku
yang simple. Kalian ada saran perbaikannya? Aku tampung lho! Hehe…
Selamat merancang proposal Ramadhan, ya saudaraku… Semoga kita menjadi pemenang
Ramadhan tahun ini! Aamiin… Aamiin.. Aamiin…

kak, kalo target kakak gak tercapai dan mo kasih iqob, iqob kakak, kasih rh buku aza kak :D
BalasHapusboleh, boleh... request buku apa? Target kakak ramadhan ini banyak yang gak tercapai nih.. hiks...
BalasHapus