Tuhan, maaf jika imanku ini begitu
sederhana. Sungguh, tak ada ibadahku yang istimewa, tak ada hal luar biasa yang
bisa kuberikan pada agama, akhlakku pun sering tidak terjaga. Meski begitu,
nikmatMu tak terhitung atasku. Engkau selalu mencukupiku, seolah menutup mata
atas segala khilaf dan salahku.Aku malu.. Malu padaMu ya Rab..
Tuhan, aku hanya manusia lemah dan
suka lengah. Kadang ingat, kadang juga lupa padaMu. Berusaha
untuk taat namun terkadang jatuh pada maksiat. Tapi Tuhan, meski dengan
iman yang sederhana ini, aku pun punya cinta yang tak terbilang untukMu. Dengan
amalku yang sedikit, bukanlah berarti aku menomorduakanMu. Itu hanya karena aku
yang tak bisa menguasai nafsu. Dengan maksiat yang kulakukan, itu bukanlah
karena aku tidak takut pada adzabMu. Tapi karena aku mendapatiMu ya
Rabb,sebagai Dzat yang Maha Pengampun, Maha Penerima Taubat. Diri ini lancang padaMu karena Engkau Maha Baik. Maha
menyayangi hamba-hambaMu...
Tuhan, meski imanku naik dan turun, percayalah...
bahwa aku akan setia padaMu. Hanya Engkaulah Tuhanku. Yang kucintai lebih dari
apapun. Aku selalu mengupayakan diri pada hal-hal yang Engkau suka, agar Engkau
pun suka padaku. Aku tak bisa menjanjikan diri ini akan selalu taat padaMu,
namun aku yakin sepenuhnya bahwa cinta untukMu tak akan lekang di hati. Insya
Allah. Tuhan, apakah dengan cara yang sederhana ini aku bisa masuk ke surgaMu
nanti? Apakah dengan cara yang sederhana ini kelak aku bisa memandang wajahMu
yang suci? Mungkin yang Engkau saksikan imanku tak pernah meningkat. Usiaku
terus bertambah, namun imanku begini-begini saja. Ahh, bukankah tidak
bertambahnya keimanan seseorang adalah suatu tanda kemunduran hidupnya?
Naudzubillah...
Tuhan, sabarlah akan perubahanku. Aku pasti akan mengupayakan perbaikan diri ini. Meski nanti aku akan lalai dan lalai lagi, futur dan futur lagi, maafkanlah ya Allah... Itu tak lain karena fitrah manusiaku yang tak luput dari salah dan alpa. Duhai Dzat Yang Maha Membolak-balikkan hati, tetapkanlah diri ini selalu dalam kebaikan.. Amin.
Tuhan, sabarlah akan perubahanku. Aku pasti akan mengupayakan perbaikan diri ini. Meski nanti aku akan lalai dan lalai lagi, futur dan futur lagi, maafkanlah ya Allah... Itu tak lain karena fitrah manusiaku yang tak luput dari salah dan alpa. Duhai Dzat Yang Maha Membolak-balikkan hati, tetapkanlah diri ini selalu dalam kebaikan.. Amin.
